Lingkungan kumuh akibat sampah rumah tangga dan kiriman sampah sungai musi.
pembuatan program bank sampah terapung yang dibuat untuk mengatasi permasalahan lingkungan kumuh khususnya mencegah pencemaran oleh samaph non-organik yang menyebar di aliran sungai.
Pembentukan bank sampah tabungan NONA beranggotakan 37 orang telah berhasil meminimalisir lingkungan kumuh samapah rumah tangga.
Bank sampah merupakan sebagai wadah untuk mengumpulkan, memilah, dan mendaur ulang sampah, terutama sampah plastik dan organik. Masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah, sehingga mereka tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga mendapatkan keuntungan ekonomi melalui penjualan sampah yang telah dipilah.
Inisiatif ini juga dilengkapi dengan pelatihan dan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah dan daur ulang. Dengan pembentukan bank sampah, Pusri berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus memberdayakan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan mereka. Program ini mencerminkan komitmen Pusri terhadap pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.